
infosindo.id | TARAKAN, KALTARA – Setelah dua tahun menunggu tanpa kepastian, warga Kampung Satu RT. 06 dan RT. 08 Tarakan tengah kota Tarakan, kembali mendesak pemerintah untuk segera menyelesaikan persoalan jalan yang hingga kini belum tertangani secara tuntas.
Warga mengaku sudah berulang kali menyampaikan aspirasi kepada pihak terkait, namun hingga saat ini belum ada realisasi maupun kejelasan penyelesaian masalah. Kondisi jalan yang sempit dan persoalan pagar diatas paret akses disebut sangat mengganggu aktivitas sehari-hari masyarakat.
“Sudah hampir dua tahun kami menunggu. Jalan ini akses utama warga, tapi sampai sekarang belum ada solusi nyata,” ujar salah seorang warga, (B) Kamis (12/2/2026).

Menurut warga, selain kondisi fisik jalan yang memprihatinkan, terdapat persoalan lain yang membuat penanganan terkesan terhambat. Mereka berharap pemerintah segera memfasilitasi pertemuan dengan semua pihak terkait agar persoalan tersebut tidak terus berlarut-larut.
Warga juga menekankan pentingnya perhatian serius dari Pemerintah Kota Tarakan, mengingat jalan tersebut merupakan jalur vital yang digunakan masyarakat untuk bekerja, bersekolah, serta kegiatan sosial lainnya.
Masyarakat Kampung Satu berharap ada langkah konkret dalam waktu dekat, baik berupa mediasi, kepastian status jalan, maupun realisasi pembongkaran paret sehingga mereka tidak lagi menunggu tanpa kejelasan. (45-RI).
